Minggu, 15 Januari 2012

AUDIT SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

Pengertiannya secara garis besar ialah proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti untuk menentukan apakah suatu sistem aplikasi komputerisasi telah menetapkan dan menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai, semua aktiva dilindungi dengan baik/ tidak disalahgunakan serta terjaminnya integritas data, keandalan serta efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer.
manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan untuk membuat suatu strategi dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dan juga untuk membuat suatu rencana bagi perusahaan dimasa yang akan datang, informasi Financial Repor juga merupakan informasi bagi pihak ekstern/luar perusahaan (pemegang saham, investor dan lain-lain). Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer dapat memberikan masukan mengenai baik buruknya suatu Sistem Informasi Akuntansi, mulai dari inpudata, proses dan outputnya.

Di mana suatu informasi mempunyai karakteristik sebagai berikut: relevan, tepat waktu, akurat, lengkap dan merupakan rangkuman. Dengan dukungan Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer dapat memberikan masukan terhadap suatu perusahaan dengan daya saji informasi Financial Report yang sesuai dengan karakteristik tadi dan dapat mengetahui kemungkinan adanya salah saji informasi .

Audit sistem informasi dilakukan untuk dapat menilai:
a. apakah sistem komputerisasi suatu organisasi/perusahaan dan mendukung pengamanan aset.
b. apakah sistem komputerisasi dapat mendukung pencapaian tujuanorganisasi/perusahaan.
c. apakah sistem komputerisasi tersebut efektif, efisien dan data integrity terjamin.
 
1.    SIFAT AUDIT
a. Auditing membutuhkan pendekatan langkah per langkah yang dibentuk dengan perencanaan teliti serta pemilihan dan pelaksanaan teknik yang tepat dengan hati-hati.
b. Keterlibatan audit yaitu mengumpulkan,meninjau,dan mendokumentasikan bukti audit
 
2.    AUDIT SISTEM INFORMASI
• Standar-standar Audit Internal
o Berdasarkan According Institute of Internal Auditors (IIA), tujuan dari audit internal adalah untuk mengevaluasi kecukupan dan efektifitas sistem pengendalian internal perusahaan.
o Juga menetapkan keluasan dari pelaksanaan tanggung jawab yang benar-benar dilakukan.
o Kelima standar lingkup audit memberikan garis besar atas tanggung jawab auditor internal :
1. Melakukan tinjauan atas keandalan dan integritas informasi operasional dan keuangan, serta bagaimana hal tersebut diidentifikasi, diukur, diklasifikasi dan dilaporkan.
2. Menetapkan apakah sistem telah didesain untuk sesuai dengan kebijakan operasional dan pelaporan, perencanaan, prosedur, hukum, dan peraturan yang berlaku.
3. Melakukan tinjauan mengenai bagaimana aset dijaga,dan memverifikasi keberadaan aset tersebut.
4. Mempelajari sumber daya perusahaan untuk menetapkan seberapa efektif dan efisien mereka digunakan.
5. Melakukan tinjauan atas operasional dan program perusahaan, untuk menetapkan apakah mereka telah dilaksanakan sesuai rencana dan apakah mereka dapat memenuhi tujuan-tujuan mereka.
•    AUDIT SISTEM INFORMASI
- Tujuan audit SIA adalah untuk meninjau dan mengevaluasi pengendalian internal yang melindungi sistem tersebut.
- Ketika melaksanakan audit sistem informasi, para auditor harus memastikan tujuan-tujuan berikut ini dipenuhi :
a. Perlengkapan keamanan melindungi perlengkapan komputer, program, komunikasi, dan data dari akses yang tidak sah, modifikasi, atau penghancuran.
b. Pengembangandan perolehan program dilaksanakansesuai denganotorisasikhusus dan umum dari pihak manajemen.
c. Modifikasi program dilaksanakan dengan otorisasidanpersetujuan pihak manajemen.
d. Pemrosesan transaksi, file, laporan, dan catatan komputer lainnya telah akurat dan lengkap.
e. Data sumber yang tidak akurat atau yang tidak memiliki otorisasi yang tepat diidentifikasi dan ditangani sesuai dengan kebijakan manajerial yang telah ditetapkan.
f. File data komputer telah akurat,lengkap, dan dijaga kerahasiaannya
 
3.    SOFTWARE KOMPUTER
- Beberapa program komputer, yang disebut computer audit software (CAS) atau
generalized audit software (GAS), telah dibuat secara khusus untuk auditor.
- CAS adalah program komputer yang, berdasarkan spesifikasi dari auditor, menghasilkan program yang melaksanakan fungsi-fungsi audit.
• Pemakaian Software computer
- Langkah pertama auditor adalah memutuskan tujuan-tujuan audit, mempelajari file serta databse yang akan diaudit, merancang laporan audit, dan menetapkan bagaimana cara menghasilkannya.
- Informasi ini akan dicatat dalam lembar spesifikasi dan dimasukkan ke dalam system melalui program input data.
- Program ini membuat catatan spesifikasi yang digunakan CAS untuk menghasilkan
satu atau lebih program audit.
- Program audit memproses file-file sumber dan melaksanakan operasional audit yang dibutuhkan untuk menghasilkan laporan audit yang telah ditentukan.
• Fungsi Umum Software Audit Komputer
- Pemformatan ulang
- Manipulasi file
- Perhitungan
- Pemilihan data
- Analisis data
- Pemrosesan file
- Statistik
- Pembuatan laporan
 
4. Audit Operasional Atas Suatu SIA
- Tujuan audit operasional mencakup faktor- faktor seperti: efektivitas, efisiensi, dan pencapaian tujuan.
- Pengumpulan bukti mencakup kegiatan- kegiatan berikut ini :
a. Meninjau kebijakan dokumentasi operasional
b. Melakukan konfirmasi atas prosedur dengan pihak manajemen serta personil operasional

SUMBER :
http://www.scribd.com/doc/34797307/BAHAN-8-Audit-Sistem-Informasi-Berbasis-Komputer
http://12puby.files.wordpress.com/2011/02/ka12297769.pdf
www.pdfseeker.net/pdf/audit-sistem-informasi-berbasis-komputer.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar